Perdagangan melalui Jaringan Elektronik

Pendahuluan

Perdagangan adalah salah satu upaya manusia untuk dapat mengembangkan pekerjaan untuk dapat mendapatkan upah untuk mebiayai kebutuhan sehari-hari dari hasil perdagangan tersebut. Dan perdagangan itu lebih identik dengan usaha dagang, yang artinya membeli produk kemudian dijal kembali tanpa mengganti nama produk tersebut, dan itu artinya adalah cara pemikiran orang sempit, karena perdagangan itu sendiri sebenarnya memang adalah sebuah aktifitas bagaimana barang itu di dapat, juga diproses, kemudian diperjual-belikan, juga adanya aktifitasm produk, dsb.  Kesimpulannya adalah perdagangan mencangkup sebuah aktifitas mendapatkan uang.

Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik

Berdagang merupakan wirausaha, dan melalui jaringan elektronik merupakan salah satu cara pemasaran, inovasi yang dikembangkan untuk mempermudah dalam penjualan produk yang ditawarkan.

Perkembangan ini memang diikuti dengan kemajuan teknologi, sehingga mempermudah user untuk dapat menggunakan media yang mendukung perdagangan melaui jaringan elektronik.

Ada pun beberapa Manfaat yaitu:

1. Menjadikan pelayanan pelanggan lebih baik

2. Hubungan dengan pemasok dan masyarakat keuangan

3. Pengembalian atas investasi pemegang saham dan pemilik meningkat (dikarenakan menggunakan system pesan-antar)

Kendala :

1. Keraguan pembeli apakah benar produk yang ditawarkan benar atau tidak, atau sulitnya mendapat kepercayaan dari pembeli.

2. Penipuan, terkadang ada juga yang mengaku pembeli tetapi ternyata berkedok penipuan. Untuk menghindarinya adalah dengan cara mempersilahkan terlebih dahulu untuk pembeli mentransfer sejumlah uang terlebih dahulu untuk mengurangi resiko penipuan, dan memang sperti kendala pertama diatas.

3. Harus update barang sesering mungkin.

4. Cara yang sama digunkan perusahaan untuk ikut dalam keramaian perdagangan melalui jaringan elektronik, sehingga memang resiko keraguan pembeli dan penipuan pembeli adalah karena hal ini.

Strategi Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik adalah strategi yang elemen-elemennya dikaitkan dengan transmisi data elektronik. Strategi ini adalah system antar organisasi (IOS). Istilah lain adalah EDI yaitu pertukaran data elektronik. Pertukaran data elektronik adalah suatu cara untuk mencapai system antar organisasi.

Strategi yang paling penting adalah strategi yang elemen-elemennya dikaitkan dengan transmisi data elektronik. Nama yang berkaitan dengan strategi ini adalah sistem antar-organisasi (IOS). EDI merupakan subset dari IOS.

Sistem Antar Organisasi (IOS)

Adalah suatu kombinasi perusahaan-perusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai satu sistem tunggal; yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Perusahaan-perusahaan yang membentuk IOS disebut mitra dagang atau mitra bisnis.

Manfaat IOS terbagi dalam dua kategori :

1. Efisiensi Komparatif :

– Efisiensi Internal

– Efisiensi antar-organisasi

2. Kekuatan Tawar Menawar

– Keistimewaan produk yang unik

– Penurunan biaya yang berhubungan dengan pencarian

– Peningkatan biaya peralihan

Pertukaran Data Elektronik (EDI)

Adalah transmisi data dalam bentuk yang terstruktur dan dapat dibaca mesin secara langsung dari computer-ke-komputer diantara beberapa perusahaan.

– Hubungan EDI yang Umum

Membentuk kaitan antara perusahaan dan pemasoknya (supply side) dan kaitan antara perusahaan dengan pelanggan (customer side)

Set transaksi adalah suatu jenis dokumen tertentu seperti faktur.

EDI memungkinkan terjadinya Pengisian Kembali Persediaan oleh Penjual dan Transfer Dana secara Elektronik

– Standar EDI

Standar yang digunakan di Amerika Utara dinamakan ANSI ASC X12. Standar Internasional dinamakan EDIFACT.

– Tingkat Penerapan EDI

Manfaat EDI:

1.Manfaat Langsung : manfaat yang berasal dari teknologi

2.Manfaat Tidak Langsung adalah manfaat lain yang dihasilkan dari manfaat langsung.

Hubungan manfaat langsung dan tidak langsung :

– Mengurangi Kesalahan

– Mengurangi biaya

– Meningkatkan efisiensi operasional

Teknologi Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik

Pilihan Teknologi :
1. Sambungan Langsung (direct connectivity), bekerja sama dengan penyedia jasa telekomunikasi
2. Jaringan Bernilai Tambah ( value-added network), jaringan ini disediakan oleh penjual yang bukan hanya menyediakan sirkuit tetapi juga menyediakan banyak jasa yang diperlukan untuk menggunakan sirkuit itu bagi EDI.
3. Internet, memungkinkan suatu jaringan komunikasi global yang tidak hanya menghubungkan para mitra dagang tetapi juga mencakup para pelanggan.

4. Perkembangan Internet

Pemerintahan AS tahun 1979 membentuk suatu jaringan dinamakan ARPANET, berbagai upaya dimulai tahun 1989 yang mengarah kepada World Wide Web.

Tujuan ARPANET, untuk memeungkinkan personil militer dan periset sipil bertukar informasi yang berkaitan dengan hal-hal militer.

– Meningkatkan hubungan dengan mitra dagang

– Meningkatkan pelayanan pelanggan

World Wide Web
adalah ruang informasi di internet tempat dokumen-dokumen hypermedia disimpan dan dapat diambil melalui suatu skema alamat yang unik.

Web Page, mengacu pada suatu file hypermedia yang disimpan di suatu Web Site, yang diidentifikasikan oelh satu alamat yang unik.

Home Page, mengacu pada halaman pertama dari suatu Web Site.

URL (Universal Resource Locator) , mengacu pada alamat dari suatu Web Page, terdiri dari :

– Protocol adalah satu set standar yang mengatur komunikasi data. HTTP adalah protocol untuk hypertext,

– Domain Name adalah alamat Web Site tempat Web Page disimpan

– Path dapat mengidentifikasi suatu account tertentu di Web site dan hypertext mark up language (HTML).

-FTP (File Transfer Protocol) , mengacu pada perangkat lunak yang memungkinkan orang menyalin file ke computer yang digunkan dari Web Site mana saja.

• Keamanan Internet

Firewall dapat memberikan berbagai tingakatan keamanan, tergantung jenisnya. Ada tiga jenis firewall :

1. Packet Filtering Firewall

Tembok api atau dinding api adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah tembok-api diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dan jaringan lainnya. Tembok-api umumnya juga digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, istilah firewall menjadi istilah lazim yang merujuk pada sistem yang mengatur komunikasi antar dua jaringan yang berbeda. Mengingat saat ini banyak perusahaan yang memiliki akses ke Internet dan juga tentu saja jaringan berbadan hukum di dalamnya, maka perlindungan terhadap modal digital perusahaan tersebut dari serangan para peretas, pemata-mata, ataupun pencuri data lainnya, menjadi hakikat.
2. Circuit-Level Firewall

Firewall-CircuitLevelFirewall.png‎ (494 × 380 piksel, ukuran berkas: 24 KB, tipe MIME: image/png)
3. Application-Level Firewall

bentuk firewall yang mengontrol masukan , keluaran , dan / atau akses dari, ke, atau oleh sebuah aplikasi atau layanan. Ini beroperasi dengan memantau dan berpotensi memblokir input, output, atau panggilan layanan sistem yang tidak memenuhi kebijakan dikonfigurasi firewall. Aplikasi firewall biasanya dibangun untuk mengendalikan semua lalu lintas jaringan pada setiap lapisan OSI ke lapisan aplikasi . Hal ini dapat mengontrol aplikasi atau layanan khusus, tidak seperti stateful firewall jaringan yang – tanpa software tambahan – mampu mengendalikan lalu lintas jaringan tentang aplikasi tertentu. Ada dua kategori utama dari firewall aplikasi, berbasis jaringan aplikasi firewall danfirewall berbasis host aplikasi .